Bagaimana Cara Berbicara Dengan Anak Tentang Virus Covid-19

Bagaimana Cara Berbicara Dengan Anak Tentang Virus Covid-19, Blog.lakupon.com. Pandemi COVID-19 adalah problematika kesehatan yang sangat serius bagi kebanyakan orang saat ini. Tetapi bagi anak-anak yang menerima sekilas berita tersebut pastilah memiliki ketakutan di sekitarnya yang mungkin belum dapat mereka pahami. Lantas, bagaimana seharusnya sikap atau langkah yang harus diambil oleh orang tua agar dapat membantu mengelola ketakukan anak-anak mereka, sementara juga tetap sadar dan waspada?

cara berbicara dengan anak tentang virus covid19
memang tidak mudah dan perlu persiapan serta mengetahui segala resikonya jika ingin membicarakan tentang virus covid-19 dengan anak anda

Beginilah cara para ahli menyarankan orang tua untuk mendekati topik wabah COVID-19 dan berbicara dengan anak-anak mereka tentang risiko potensial.

Anda Yang Memulai Atau Menunggu Anak-anak Bertanya?

Para orang tua harus menyediakan diri untuk membantu mengatasi ketakutan yang mungkin dialami anak-anak saat ini. Tetapi haruskah orang tua mengangkat topik tersebut jika seorang anak belum mengatakan mengenai itu? Orang tua harus menyadari anak-anak mereka mungkin memiliki masalah, bahkan jika mereka tidak membicarakannya.

“Hanya karena anak Anda tidak membicarakannya, bukan berarti itu tidak ada dalam pikiran mereka,”

Idealnya, orang tua memiliki komunikasi terbuka dengan anak-anak mereka, sehingga mereka dapat datang kepada Anda dengan pertanyaan dan Anda juga dapat membawa topik ini dengan mereka jika Anda merasa itu perlu dan membantu.

Anda Harus Memahai Segala Resikonya

Sebelum berbicara dengan anak-anak tentang apa yang mungkin mereka lihat di berita atau mendengar dari teman sebayanya, orang tua harus memastikan mereka memiliki pemahaman tentang virus terlebih dahulu. Bicaralah dengan jujur dan sesuai fakta bila anda ingin menjawab pertanyaan mereka. Orang tua harus memberi tahu anak-anak mereka bahwa apa yang diketahui tentang virus, bahwa itu adalah virus pernapasa dan bahwa penyakit itu dapat tanpa gejala (tanpa gejala), atau memiliki gejala mulai dari yang ringan sampai yang parah.

Orang tua juga dapat menggunakan contoh dengan membandingkan virus lain seperti influenza, dan berbicara tentang bagaimana kebersihan tangan adalah hal yang paling penting untuk mencegah virus. Orang tua harus mengajar anak-anak mereka untuk mencuci tangan selama 20 detik setelah penggunaan kamar mandi, sebelum makan, dan setelah pergi ke tempat-tempat umum. Serta, mereka harus menghindari menyentuh mulut, mata, dan hidung mereka.

Cobalah Mendengarkan Apa Yang Anak Anda Sampaikan

Orang tua harus mendengarkan ketakutan anak-anak mereka tentang covid-19 dan tidak mengabaikan mereka. Dia menjelaskan bahwa ini dapat dicapai dengan berlatih mendengarkan aktif. Dengan kata lain, beri perhatian penuh pada anak-anak Anda dan cobalah mengerti apa yang sedang mereka rasakan.

“Bantu mereka memahami fakta daripada desas-desus tentang virus ketika sesuai perkembangan,”

Tentu saja, itu membutuhkan waktu untuk memahami ketakutan kita sendiri di sekitar penyakit. Itulah sebabnya penting untuk “mendidik diri sendiri tentang apa yang sedang terjadi dan bagaimana cara terbaik melindungi diri sendiri.” Orang tua juga harus introspeksi diri mereka sendiri dan mempertimbangkan bagaimana ketakutan mereka dapat berpengaruh terhadap anak-anak mereka.

“Ketika orang tua cemas, anak mereka akan merasakan kecemasan itu dan menerimanya, terlepas dari seberapa baik mereka berpikir mereka menutupi atau menyembunyikan kecemasan mereka,”

Kadang kala menjauh dari siklus berita covid-19 saat ini pun bukanlah sebuah masalah untuk kepentingan kesehatan mental Anda dan anak Anda.

No Comments Yet

Comments are closed