Ternyata Begini, 5 Tahap Pembuatan Wine untuk Hasilkan Minuman Anggur Berkualitas

Wine adalah salah satu minuman yang terbuat dari sari buah anggur. Untuk beberapa orang, menikmati wine seharusnya saat momen spesial. Rasa dan aroma wine dihasilkan dari proses pembuatan wine yang spesial juga. Maka dari itu, tak heran jika harga wine pun berbeda dari minuman berkelas lainnya.

Proses pembuatan wine yang sangat kompleks dan detail ini diawali dengan memiliki anggur segar berkualitas untuk menghasilkan rasa wine yang nikmat. Kebanyakan wine terbuat dari anggur di saat yang lainnya terbuat dari buah-buahan lain. Cara membuat wine di bedakan dari 2 kategori, yaitu still wine production (tanpa karbonasi) dan sparkling wine production (dengan karbonasi). Pembuatan wine bahkan masuk kedalam ilmu Oenology. Maka tak heran wine berkualitas dibuat oleh ahli yang di sebut dengan oenologist.

cara membuat wine

Proses Pembuatan Wine

Berikut beberapa tahap proses pembuatan wine berkualitas:

  • Memanen (harvesting): Proses pembuatan wine pertama adalah memanen. Proses ini tidak bisa di acuhkan karena sangat berpengaruh pada hasil akhir wine. Pada proses ini dipilihlah anggur yang memiliki tingkat keasaman, manis dan rasa yang tepat. Ilmu pembuatan wine sendiri sangat dibutuhkan agar menghasilkan wine terbaik. Tingkat keasaman dan manis anggur harus seimbang. Proses memanen pun tergantung dari cuaca. Untuk hasil yang berkualitas, para pembuat wine (winemaker) memanen tidak menggunakan mesin melainkan tangan mereka sendiri. Hal ini karena mesin bisa merusak anggur dan halaman anggur tersebut.
cara membuat wine
Sumber: google
  • Penghancuran buah (crushing): Proses ini adalah saat anggur siap untuk di hancurkan. Kini, penghancuran buah anggur menggunakan mesin, berbeda dengan jaman dahulu yang menggunakan kaki seperti di Italia yang hingga kini menjadi sebuah budaya tersendiri. Proses ini menghancurkan anggur dengan kulit, biji dan daging buah anggur sendiri. Penghancuran dengan mesin meningkatkan kualitas dan tahan lama wine. Untuk hasilkan white wine, maka penghancuran anggur memisahkan kulit, biji dan dagingnya agar menghasilkan warna bersih yang diinginkan.
cara membuat wine
Sumber: google
  • Fermentasi (fermentation): proses fermentasi dimulai selama 6-12 jam ketika ditambahkan ragi. Proses ini berlanjut sampai tahan memberikan gula. Maka air hasil fermentasi (juice or must) akan berubah menjadi alcohol. Untuk hasilkan wine yang manis, maka winemaker akan mengehntikan proses ini sebelum gula berubah menjadi alcohol. Proses fermentasi bisa dilakukan dimanasaja dari 10 hari hingga 1 bulan bahkan lebih. 
cara membuat wine
Sumber: google
  • Penjernihan (Clarifycation): proses fermentasi pun usai, maka mulai lai proses dimana pemisahan ragu, tannins dan protein atau yang disebut dengan penjernihhan. Wine di pindahkan ke dalam bejana seperti oak barrel atau stainless steel tank. Wine pun akan menjadi jernih dan bersih. 
cara membuat wine
Sumber: google
  • Penuaan & Pengemasan: Prose cara membuat wine tahap terakhir ini memiliki 2 opsi yaitu langsung di kemas pada botol atau dituakan (aging). Proses penuaan wine akan menghasilkan wine dengan rasa yang halus dan aroma vanilla. Proses ini juga akan menghasilan wine dengan rasa kaya buah. Jika wine di simpan pada steel tanks maka akan menghasilkan rasa asam tajan pada white wine. 
cara membuat wine
Sumber: google

Untuk Anda yang ingin merasakan wine berkelas dan berkualitas, maka Lakupon menawarkan berbagai pilihan wine (red wine hingga white wine) yang terbaik. Diskon khusus untuk Anda hingga 48% DI SINI!

cara membuat wine
Sumber: lakupon
cara membuat wine
Sumber: lakupon

CLICK IN A NEW TAB

cara membuat wine
CLICK IN A NEW TAB
Anggi Arimurti

"shoot your lunch, eat your dinner" Follow my instagram: Enjigram

No Comments Yet

Comments are closed