Ibu Hamil Puasa? Bolehkah? Ini 5 Situasi yang Tidak Diperbolehkan!

Ibu hamil puasa, bolehkan? Pertanyaan ini yang sepertinya sering di lontarkan oleh banyak ibu muda yang baru merasakan kehamilan di Bulan Ramadhan. Saat puasa, kamu akan menahan lapar dan haus seharian, sedangkan rasa lapar juga haus sering sekali di rasakan ibu hamil. Hal ini yang menjadi kekhawatiran mereka akan janin yang dikandung.

Ibu hamil dan menyusui termasuk ke dalam golongan yang diberikan keringanan untuk tidak berpuasa. Mereka bisa mengganti puasa dengan membayar fidyah. Ibu hamil puasa tidaklah perlu di paksakan. Namun, semua itu tergantung dari kondisi si ibu hamil. Kondisi kesehatan Janis adalah yang terpenting, maka kamu bisa memperiksakan kehamilan ke dokter kandungan terlebih dahulu. Jika ternyata kondisi janin sehat dan siap untuk “diajak” berpuasa, maka tak ada salahnya bukan?

Nutrisi yang Dibutuhkan

Ibu Hamil Puasa

Di masa-masa kehamilan, kamu dan Janin butuh nutrisi yang seimbang. Nutrisi seimbang itu adalah 2500 kalori dalam sehari dengan komposisi 50% karbo, 30% protein dan 10-20% lemak. Pemnuhan nutrisi ini bisa kamu dapatkan dari nasi, lauk protein, sayur, buah dan tak lupa susu. Selain pemenuhan nutrisi 4 sehat 5 sempurna, jangan lupa untuk konsumsi kacang-kacangan yang memiliki asam folat yang baik untuk ibu hamil.

Ibu Hamil Puasa? Tidak Boleh, Jika…

Ada beberapa situasi yang membuat ibu hamil tidak diperbolehkan berpuasa, apa saja?

1. Diabetes

Jika ibu hamil memiliki diabetes, maka tidak disarankan untuk ikut berpuasa. Mengapa? Saat diabetes, maka kamu akan menjalani beberapa terapi dan konsumsi obat-obatan secara teratur, maka sebaiknya sembuhkan terlebih dahulu penyakit yang diderita agar kadar gula lebih terkontrol dan stabil.

2. Hipertensi

Kamu yang memiliki hipertensi sebaiknya tidak di wajibkan berpuasa. Hal ini karena umunya saat darah tinggi, ibu hamil akan mengkonsumsi obat untuk penurunan tekanan darah. Jika terjadi naik dan turun tekanan darah maka akan berbahaya bagi ibu hamil.

3. Pendarahan Ibu Hamil

Pendarahan bagi ibu hamil sangatlah berbahaya. Jika hal itu terjadi, maka kamu boleh untuk tidak berpuasa. Hal ini dikhawatirkan akan mengganggu janin.

4. Dehidrasi

Jika kamu mengalami dehidrasi saat hamil, sebaiknya tidak diperbolehkan berpuasa. Dehidrasi bisa terjadi saat ibu hamil puasa mengalami muntah yang terus menerus, morning sickness hingga tidak nafsu makan.

5. Gangguan pencernaan

Gangguan pencernaan seperti sakit lambung dan maag bisa mengganggu ibu hamil puasa. Jika kamu memaksakan diri, maka akan memberikan peluang untuk gangguan kehamilan yang lebih parah. Jika lambung kosong akan berpeluang untuk peningkatan asam lambung yang nantinya berbahaya bagi ibu hamil.

Segera Batalkan Puasa Ibu Hamil, Jika?

Ibu Hamil Puasa

Jika sudah berpuasa namun di tengah hari kamu mengalami hal-hal berikut, maka ibu hamil bisa membatalkannya. Hal apa saja yang membuat ibu hamil memperbolehkan berpuasa?

  • Muntah-muntah lebih dari 3x yang disertai diare hingga perut mulas melilit.
  • Mimisan dikarenakan pembuluh darah pecah
  • Lemas, pusing hingga mata berkunang-kunang. Gejala ini bisa menandakan hipoglikemia. Jika kamu tidak segera membatalkan akan dikhawatirkan bayi dalam kandungan akan kekurangan gizi.
  • Berkeringat berlebihan dan keringat dingin. Hal ini adalah situasi abnormal sehingga segeralah membatalkan puasa agar tidak membahayakn janin.

Nah, jika kamu ibu hamil puasa dan belum merasa dalam kondisi baik, maka tak perlu memaksakan diri. Jangan lupa untuk memeriksakan kondisi kehamilan ke dokter sebelum berpuasa. Tak lupa untuk senantiasa menjaga kondisi kesehatan agar bayi dan si ibu selalu sehat, bugar dan mampu menjalankan ibadah puasa.

Perawatan selama Kehamilan

Taman Sari Maternity

Ibu Hamil Puasa

Post Maternity / perawatan paska melahirkan merupakan perawatan yang sangat di anjurkan untuk seorang wanita setelah melahirkan, mengingat dampak dampak yang di timbulkan terhadap diri wanita melalui proses kehamilan dan melahirkan.

Paket A : Voucher Senilai Rp 500.000 Untuk 5x Visit Post Maternity Rp 100.000
*sisa pembayaran Rp 2.500.000 dibayarkan langsung kepihak Taman Sari Royal Heritage Spa Pasar Baru

Paket B : Voucher Senilai Rp 1.500.000 Untuk 40x Visit Post Maternity Rp 250.000
*sisa pembayaran Rp 3.500.000 dibayarkan langsung kepihak Taman Sari Royal Heritage Spa Pasar Baru

Post Maternity Paket A :
Day 1 : (2,5 hours)
Pelvic Floor Exercise, Body Massage, Herbal Body Scrub, Bangkoang Body Mask, Jamu Selapan

Day 2 : (2 hours)
Pelvic Floor Exercise, Body Massage, Herbal Body Scrub, Jamu Selapan

Day 3 : (2,5 hours)
Pelvic Floor Exercise,Body Massage, Totok Wajah, Bangkoang Body Mask, Jamu Selapan

Day 4 : (3 Hours)
Pelvic Floor Exercise, Body Massage, Papaya Body Scrub, Bangkoang Body Mask, Totok Wajah, Jamu Selapan

Day 5 : (6,5 hours)
Pelvic Floor Exercise, Body Massage, Papaya Body Scrub, Bangkoang Body Mask, Intimacy Care, Milk Hydro Bath, Facial, Manicure, Pedicure

Post Maternity Paket B :

Treatment package for 40 days after labouring, termasuk :
10 x 1 hour Body Massage

Jamu Selapan :
Galian Parem Wangi : Help produce Breast milk and refresh the body
Pulih Balung Sumsum : Maintain mother’s health, reducing stiffness – Bubuk Banca Air Susu : Help produce Breast milk
Tapel Raket Mustika Sejati : Helps tighten stomach muscle after labouring
Pilis Wangi : Help improve blood circulation in surrounding eyes area
Parem Segar Sumyah : Maintain mother health after labouring
Minyak Kayu Putih : Reduce stomachache
Minyak Telon : for making baby feel warmth
Wraping stomach area by Bengkung (traditional linen) and gurita.

Lokasi
Jl Lautze No 12 Pasar Baru – Jakarta

Temukan voucher Taman Sari Maternity di lakupon.com

Anggi Arimurti

"shoot your lunch, eat your dinner" Follow my instagram: Enjigram

FOLLOW US ON