Tips Membuat Kue Kering Lebaran Renyah & Sukses

Kue kering Lebaran memang salah satu yang harus ada di meja tamu ya. Anda bisa menyajikan aneka kue kering seperti nastar, kastangel, putri salju, dll. Namun, pernah coba kue kering yang bertekstur hancur dan hambar? Mungkin hal ini ada kesalahan saat membuatnya. Jika Anda berencana membuat kue kering di Lebaran nanti, lebih baik cek tips berikut ini:

Tips Membuat Kue Kering Lebaran

1. Penggunaan Margarin

Agar kue kering tidak mudah hancur, maka sebaiknya buat perbandingan antara mentega dan margarine yang tepat. Dalam proses pembuatan kue kering, sebaiknya pakai margarine minimal 20% dari kebutuhan mentega. Misalnya, jika pada resep membutuhkan 200 gr mentega, maka cukup tambahkan 40 gr margarin. Mentega yang kebanyakan bisa membuat kue kering lebaran menjadi lembek hingga gampang hancur. Maka, perhatikan perbandingan ini.

2. Penggunaan Kuning Telur

Hal lain yang bisa membuat kue kering hancur adalah saat pengocokan kuning telur dan mentega. Jika dikocok terlalu lama, maka kue kering akan mudah hancur. Namun, jika putih telur yang digunakan terlalu banyak, maka bisa menjadi keras.

3. Ayak bahan Kering

Sebelum mencampur semua bahan, sebaiknya ayak bahan kering seperti tepung terigu, garam, bahan pengembang, dll. Hal ini penting dilakukan agar adonan halus tak ada gumpalan.

4. Jenis Gula

Pilihlah gula halus ketimbang gula pasir agar tidak terjadi gumpalan saat menguleni. Selain bergumpal, gula pasir juga akan membuat hasil kue keras dan berpori-pori kasar.

5. Tingkat Kelembaban

Jika tepung terigu terlalu lembab, maka akan membuat kue kering tidak renyah. Maka, pada beberapa orang lebih suka mengayaknya atau menjemurnya terlebih dahulu sebelum dipakai.

6. Jangan Mengocok Terlalu Lama

Jika Anda mengocok mentega, margarine dengan gula terlalu lama, maka kue kering nantinya akan melebar setelah dioven. Gula dan lemak cukup dikocok asal saja, tak perlu halus-halus.

7. Campur dengan Bertahap

Saat Anda mencampur bahan kering, sebaiknya campur secara bertahap dan gunakan sendok kayu atau spatula dengan perlahan agar adonan tidak mengeras. Gunakan mixer untuk menghindari adonan karena akan over-mixed.

8. Olesi Permukaan Loyang dengan Margarine

Jangan pernah lupa untuk mengolesi Loyang dengan margarine atau silpat. Lalu, taburkan juga dengan tepung terigu agar tekstur kue kering lebaran tidak berubah.

9. Suhu Oven

Gunakan suhu oven yang tepat agar hasil panggangan juga benar. Pangganglah kue kering pada suhu 160-170 derajat celcius.

10. Pindahkan di Cooling Wire

Jika Anda suka memanggang kue pasti sudah terbiasa dengan teknik ini. Setelah kue kering matang, maka keluarkan dan dinginkan diatas cooking wire agar dingin sempurna yang mempengaruhi tekstur, sehingga menyetop proses pemanggangan.

11. Tutup Rapat Kue

Setelah matang, hal penting lainnya adalah dengan memperhatikan cara penyimpanan kue. Sebaiknya simpan ditoples kedap udara sehingga kue tetap renyah.

Anggi Arimurti

"shoot your lunch, eat your dinner" Follow my instagram: Enjigram

FOLLOW US ON