Daging Kambing Ternyata Menyehatkan Lho! Ada Protein, Kalium, dan Zat Gizi Lainnya

Meskipun daging kambing kerap disandingkan dengan berbagai gejala resiko penyakit yang ditimbulkan, ternyata pandangan ini tidak sepenuhnya benar lho Kuponers. Karena menurut sejumlah penelitian yang hasilnya menunjukkan bahwa daging kambing justru memiliki nilai gizi yang cukup tinggi. Lebih jelasnya, yuk simak beberapa ulasan manfaat daging kambing bagi kesehatan berikut ini.

Zat gizi dalam daging kambing

Daging Kambing Ternyata Menyehatkan Lho! Ada Protein, Kalium, Serta Bermacam Zat Gizi di Dalamnya

Tahukah Kamu, dalam 100 gram daging kambing, setidaknya terdapat 150 kalori, 27 gram protein, dan 15 gram lemak. Dan ternyata tidak hanya itu sobat Kuponers, daging kambing mengandung kalium, vitamin B12, zat besi, magnesium, selenium, dan Omega-3. Hasil penelitian menyebutkan, dalam 100 gram daging kambing matang, mengandung setidaknya 75 miligram kolesterol.

Meskipun begitu, jumlah tersebut pun ternyata lebih rendah bila dibandingkan dengan kadar kolesterol dalam daging sapi sirloin yang mengandung 90 miligram kolesterol atau dada ayam tanpa kulit yang mengandung 85 miligram kolesterol.

Dan tahukah Kamu, jika dalam 100 gram daging kambing, terkandung sekitar 400 miligram kalium, sedangkan asupan kalium yang perlu dikonsumsi manusia setiap harinya sebanyak 4500-4700 gram. Kemudian jika dilihat dari rasio lemak daging kambing terhadap tidak jenuh pada daging kambing rata-rata sebesar 0,33, sementara pada daging sapi dan domba jauh lebih rendah yaitu antara 0,11-0,18 dan 0,15-0,29.

Rasio asam lemak tak jenuh yang relatif tinggi terhadap asam lemak jenuh daging kambing, mengindikasikan daging kambing relatif lebih menyehatkan, terutama terkait dengan penyakit kardiovaskuler. Selain itu, daging kambing juga mengandung conjugated linoleic acid (CLA) dalam kadar yang lebih tinggi. CLA diketahui dapat menurunkan kadar kolesterol darah dan memiliki aktivitas antikarsinogenik.

Baca juga :

Manfaat daging kambing bagi kesehatan

Dengan kandungan gizi seperti yang telah disebutkan di atas, sudah dapat dipastikan bahwa daging kambing memiliki beberapa manfaat kesehatan seperti,

Menjaga massa otot

Manfaat Daging Kambing - Menjaga Massa Otot

Daging adalah salah satu sumber protein yang baik. Karena, di dalamnya terkandung sembilan asam amino yang dibutuhkan tubuh dan disebut sebagai protein komplit. Protein berkualitas tinggi sangat penting untuk menjaga massa otot, terutama bagi orang dewasa. Asupan protein yang tidak memadai dapat mempercepat dan memperburuk pengecilan otot karena usia.

Mencegah anemia

Manfaat Daging Kambing - Mencegah Anemia

Anemia adalah kondisi yang umum terjadi pada berbagai kalangan masyarakat dengan berbagai umur. Anemia dapat terjadi karena rendahnya sel darah merah dan menurunnya jumlah oksigen dalam darah. Gejala utamanya yang dapat ditimbulkan anemian seperti gampang kelelahan serta kondisi tubuh yang lemah.

Kekurangan zat besi menjadi penyebab utama anemia, meski begitu penyakit ini dapat dengan mudah dicegah dengan mengatur pola makan sehat. Daging kambing adalah salah satu sumber zat besi terbaik. Tidak hanya mengandung zat besi heme (zat besi dari makanan hewani), tetapi daging kambing juga mampu meningkatkan penyerapan zat besi non-heme (zat besi dari makanan nabati). Heme-zat besi hanya ditemukan dalam makanan yang berasal dari hewan.

Itulah mengapa, orang-orang yang menerapkan pola makan vegetarian dan vegan sering kali kekurangan heme-zat besi. Hal itu pula yang menjelaskan mengapa vegetarian cenderung berisiko mengalami anemia daripada pemakan daging. Jadi, menambah daging ke dalam daftar makanan harian bisa menjadi strategi untuk mencegah kekurangan zat besi penyebab anemia.

Meningkatkan performa fisik

Manfaat Daging Kambing - Meningkatkan Performa Fisik

Telah disebutkan pada awal manfaat daging kambing yaitu penting untuk memaksimalkan fungsi otot, karena mengandung asam amino beta-alanin yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi karnosin. Karnosin sendiri merupakan substansi penting untuk fungsi otot. Beta-alanin ditamukan dalam daging-daging dengan protein tinggi, seperti daging kambing dan sapi. Karnosin level tinggi dalam otot manusia sering dikaitkan dengan penurunan tingkat kelelahan dan peningkatan performa olahraga. Pola makan rendah beta-alanin, seperti pola makan vegetarian dan vegan, bisa menurunkan tingkat karnosin dalam otot dari waktu ke waktu.

Di sisi lain, konsumsi suplemen beta-alanin dosis tinggi selama empat hingga 10 minggu terbukti meningkatkan jumlah karnosin dalam otot sebanyak 40 hingga 80%. Meski begitu, konsumsi daging kambing atau makanan tinggi beta-alanin secara rutin cenderung lebih menguntungkan bagi para atlet dan mereka yang ingin mengoptimalisasi performa fisik.

Meningkatkan seksualitas

Manfaat Daging Kambing - Meningkatkan Seksualitas

Dalam beberapa kasus, daging kambing juga bermanfaat untuk meningkatkan gairah seksualitas bagi wanita maupun pria. Meski demikian, agar tidak membahayakan kesehatan, konsumsi daging kambing, dan daging merah lainnya, tidak boleh berlebihan ya sobat Kuponers. Paling banyak dianjurkan hanya 1-2 porsi setiap pekan.

Cara mengolah daging kambing juga tidak boleh sembarangan. Ikuti tutorial resep daging kambing yang benar, dan usahakan untuk tidak sekali-kali mengolah daging kambing dengan cara digoreng, karena proses memasak dengan cara menggoreng dapat menambah kadar lemak pada daging kambing yang akan dikonsumsi.

No Comments Yet

Comments are closed