Hindari 7 Kesalahan Memasak Seafood Ini Untuk Rasa Sekelas Restoran

Seafood menjadi salah satu makanan favorit keluarga Indonesia. Selain rasanya yang nikmat, seafood juga bisa diolah menjadi berbagai macam makanan lezat. Namun, dibalik enaknya hidangan laut ini ternyata ada proses memasak yang tepat lho!

Jika Anda sering melakukan kesalahan ini selama proses memasak hidangan laut, maka beresiko daging seafood alot, bau amis dan ketidaksempurnaan lainnya. Untuk itu, coba hindari kesalahan ini agar masakan laut Anda lebih nikmat.

Kesalahan Memasak Seafood

1. Terlalu Banyak Bumbu

Seafood

Bahan dasar seafood sudah memiliki cita rasa yang gurih alami sehingga semakin banyak Anda menggunakan bumbu, maka semakin hilang rasa aslinya. Mengolah hidangan laut sangatlah simple, bahkan Anda bisa cukup menggunakan garam, lada dan sedikit rempah-rempah setelah di cuci bersih.

Ada beberapa bumbu yang sangat cocok dengan hidangan laut seperti bawang putih, mentega dan thyme. Semakin sederhana bumbu yang Anda pakai, maka semakin menonjol rasa asli bahan utama tersebut.

2. Memasak Ikan di Wajan yang Belum Panas

Seafood

Jika Anda ingin membuat daging ikan menjadi lembut saat matang, maka panaskan wajan terlebih dahulu sekitar 3-5 menit. Temperatur panas pada wajan akan membuat daging ikan matang secara merata. Namun, perhatikan juga waktu memasaknya, jangan sampai terlalu matang sehingga akan membuat daging ikan kering.

3. Menggoreng dalam Keadaan Basah

Seafood

Jika bahan makanan di goreng dalam keadaan basah, maka bukan tidak mungkin minyak akan memercik. Selain itu, seafood juga akan menjadi lembek setelah matang dan tidak terasa segar lagi. Sebaiknya, tiriskan bahan makanan terlebih dahulu sebelum menggorengnya. Hilangkan kelembapan dengan menggunakan kertas tisu dapur. Dengan bahan seafood yang kering, maka hasil masakan Anda akan lebih sempurna dan renyah.

4. Memasak Seafood Langsung Keluar dari Kulkas

Seafood

Seafood yang baru saja dikeluarkan dari kulkas akan terasa dingin hingga kedalam. Nah, jika Anda langsung mengolahnya maka yang terjadi adalah matangnya tidak merata. Bagian dalam bisa masih mentah sedangkan bagian luarnya terlalu matang. Maka, sebaiknya diamkan di suhu ruangan terlebih dahulu minimal 30 menit, baru hidangan laut ideal untuk diolah. Jika bahan makanan baru dikeluarkan dari freezer, maka diamkan pada suhu ruangan minimal 2 jam.

5. Api yang Terlalu Besar atau Kecil

Seafood

Besar kecilnya api juga akan mempengaruhi rasa makanan, termasuk hidangan laut. Selain rasa, juga akan mempengaruhi tekstur makanan tersebut. Jika Anda ingin masak ikan atau kepiting, maka gunakan api sedang. Sedangkan, jika Anda ingin memasak cumi atau udang, maka bisa gunakan api besar dengan proses memasaknya yang lebih cepat. Jika cumi dan udang dimasak cepat agar tekstur dagingnya tidak mengeras. Semakin lama dimasak, maka seafood akan semakin keras atau alot.

6. Terlalu Banyak Pakai Garam

Seafood

Saat menaburkan garam sebaiknya tak perlu banyak-banyak. Cukup gunakan sedikit saja garam, karena terlalu banyak garam akan membuat ikan menjadi kering dan tesktur dagingnya padat. Semakin sedikit garam yang di pakai, maka semakin lembut daging tersebut.

7. Membolak-balikkan Saat Memasak Ikan

Seafood

Saat memasak ikan, sebaiknya cukup balik satu kali saja. Anda cukup mengintip untuk mengecek kematangannya. Jika Anda sering membolak-balikkan ikan, maka lama kelamaan dagingnya akan rusak dan hasilnya tidak cantik lagi.

Anggi Arimurti

"shoot your lunch, eat your dinner"Follow my instagram: Enjigram

No Comments Yet

Comments are closed