Ini Ciri Ciri Sosis Berbahaya, Cek Dulu Sebelum Beli!

Sosis, produk olahan daging ini sering menjadi pilihan para ibu rumah tangga untuk menu bekal si kecil. Selain praktis, rasanya pun cukup membuat orang tak cukup hanya makan satu saja.

Sosis paling sering menggunakan bahan utamanya yaitu daging sapi dan daging ayam. Lalu, daging dihaluskan dan ditambah dengan tepung, bumbu hingga bahan pengental dan pengawet, dll.

Teksturnya yang kenyal dan rasanya yang gurih inilah yang membuat sosis nikmat diolah bersama lauk lainnya. Namun, Anda harus tetap cerdas dalam memilih olahan daging ini, karena banyak sosis yang terbuat dari bahan berbahaya. Untuk itu, yuk lihat apa saja ciri-ciri sosis dengan bahan alami dan aman untuk dikonsumsi.

Kenali Sosis yang Bagus & Berbahaya

Sosis

Ciri Sosis yang Bagus

• Menggunakan kemasan bermerek nama dagang produsen, alamat, tanggal kadaluarsa, dan nomor registrasi BPPOM.
• Warnanya cokelat kemerahan alami untuk sosis daging dan berwarna pucat untuk sosis ayam.
• Tercium aroma daging sapi atau ayam alami
• Jika ditekan, maka agak kenyal dan tidak terlalu keras.
• Saat dipotong, maka akan tampak permukaan pori-pori kasar. Ini tanda adanya tekstur daging alami pada adonan.
• Ketika di masak, maka warna tidak luntur dan mengembangnya tidak berlebihan.
• Saat dimakan masih terasa rasa dagingnya dibanding rasa tepung.
• Harganya yang cukup mahal karena kualitas daging yang dipakai lebih banyak daripada tepung.

Sosis

Sosis yang Banyak Menggunakan Bahan Adiktif

• Umumnya, dijual lepas tanpa kemasan
• Memiliki warna orange atau merah mencolok dengan lapisang plastik yang hampir sama warnanya.
• Aroma daging tidak tercium kuat yang justru beraroma bahan kimia seperti obat.
• Tekstur daging membal bahkan sangat kenyal.
• Saat di potong, maka tekstur dagingnya licin dan tanpa pori-pori atau halus sekali.
• Saat dimasak warna luntur
• Harga yang terlampau murah.

Agar sosis tahan lama, maka simpanlah di freezer atau kulkas. Jangan biarkan sosis dibiarkan lama di suhu ruangan karena akan membuatnya cepat basi.

Pilih Sosis yang Sehat

Sosis

Selain mengetahui ciri ciri sosis yang baik dan tidak, Anda juga harus memilih sosis yang sehat. Bagaimana caranya? Berikut ulasannya:

• Sosis yang bagus tentu mengandung daging lebih banyak. Pastikan sosis mengandung minimum 85% daging, akan lebih bagus jika bisa sampai 90%.

• Belilah sosis yang mengandung lemak jenuh kurang dari 5%.

• Hati-hati dengan sodium, pilihlah sosis yang mengandung kurang dari 450 mg sodium per 100 gr. Sosis dengan sodium yang tinggi bisa sangat berbahaya untuk anak-anak.

Sosis

• Hindari sosis yang mengandung bahan aditif dan berpengawet yang mampu mencegah bakteri tumbuh dan menguatkan rasa hingga warna. Ada beberapa tipe bahan aditif antara lain gula, ekstrak ragi, penguat rasa sapi, dll. Bahan pengawet yang umum di temukan seperti Sulphur dioxide (220), sodium dan potassium sulphites (221-225 dan 228). Bahan pengawet sulphite dapat menyebabkan asma, demam hingga gatal-gatal.

• Ada bahan-bahan lain pada sosis yang harusnya dihindari seperti kecap asin, maize, maltodextrine, hydrolysed vegetable protein, pati kentang, tapioka. Bahan-bahan tersebut umum digunakan untuk menambah massa dari sosis agar lebih padat dan berat.

 

Anggi Arimurti

"shoot your lunch, eat your dinner" Follow my instagram: Enjigram