Makanan Ringan Kekinian Hits Yang Cocok Disantap Saat Ramadan

Makanan Ringan Kekinian Hits Yang Cocok Disantap Saat Ramadan

Dalam menyambut bulan Ramadan, pastinya ada berbagai hal yang sudah ditunggu-tunggu oleh setiap masyarakat. Berbagai hal seperti beribadah bersama, berburu takjil, hingga menikmati sajian-sajian lezat yang khas Ramadan adalah beberapa contoh hal yang tentunya tidak akan terlewatkan saat bulan yang suci tiba.

Biasanya, berbagai makanan yang pas saat Ramadan seperti dan biasanya diburu para penikmat kuliner yang ada seperti Kolak, Es Timun Suri, Bubur Kampiun, Sate Susu, dan aneka makanan lainnya adalah contoh-contoh hidangan yang selalu dinikmati ketika bulan Ramadan telah tiba di tengah-tengah masyarakat.

Namun dari berbagai makanan yang ada tersebut, saat ini telah berkembang aneka macam makanan ringan kekinian yang hits dalam mengikuti perkembangan zaman yang ada lho! Makanan-makanan kekinian tersebut tentunya sedang digandrungi oleh anak muda maupun masyarakat secara umumnya karena rasanya yang khas, unik, dan juga teksturnya yang khas. Selain itu, beragamnya pilihan varian rasa yang bisa dipilih oleh para penikmatnya juga menjadi kelebihan yang dapat diterima oleh masyarakat agar bisa menikmatinya.

Lalu makanan ringan kekinian apa saja yang bisa dinikmati dan cocok untuk disantap saat berbuka puasa di bulan Ramadan tiba? Setidaknya ada beberapa makanan ringan kekinian yang pas untukmu yang bisa dinikmati bersama dengan keluarga maupun teman-temanmu saat berbuka puasa lho! Lantas, apa sajakah makanan ringan kekinian yang cocok untuk dinikmati di bulan Ramadan ini dan khususnya saat berbuka puasa? Berikut pilihan makanan ringan kekiniannya yang bisa dipilih untuk disantap saat tersebut.

 

Baca juga artikel lainnya disini: Ini Dia 5 Takjil Favorit Saat Menyambut Buka Puasa Di Bulan Ramadan

 

Sotang

Makanan Ringan Kekinian Hits Yang Cocok Disantap Saat Ramadan

Pernah mendengar istilah Sotang? Ya, Sotang merupakan sebuah makanan ringan yang berasal dari perpaduan dua bahan makanan yaitu sosis dan kentang. Sotang merupakan makanan kekinian yang khas dengan cita rasanya yang disukai oleh semua kalangan lho! Jika dilihat secara fisik, cemilan ini terlihat seperti cemilan Corn Dog yang berasal dari negeri Amerika Serikat. Jika Corn Dog adalah sosis yang dibalur dengan lapisan tepung renyah, maka Sotang adalah sosis yang dibalur dengan kentang goreng gurih.

Sotang populer pertama kali di Korea Selatan dan kemudian menyebar di seluruh dunia hingga pada akhirnya dikenal oleh masayarakat Indonesia. Disana, cemilan Sotang ini dikenal dengan sebutan nama Kogo oleh masyarakat Korea Selatan.

 

Martabak Kekinian

Makanan Ringan Kekinian Hits Yang Cocok Disantap Saat Ramadan

Biasanya, martabak versi umumnya hanya memiliki varian standard seperti martabak manis yang mempunyai topik coklat, keju, kacang, maupun susu ataupun martabak telur yang khas dengan daging, daun bawang, dan juga saus sebagai pelengkapnya.

Tapi, bagaimana jika kamu merasa bosan dengan varian martabak yang itu-itu saja? Tenang, karena pada saat ini martabak sudah berkembang mengikuti zaman dan muncul varian-varian lainnya yang kekinian lho! Sebut saja ada martabak matcha green tea, martabak dark chocolate, martabak nutella, martabak ovomaltine, dan masih banyak lagi varian lainnya yang bisa dipilih oleh para pelanggan sehingga cocok untuk dinikmati saat berbuka puasa bersama dengan keluarga maupun teman-temanmu.

 

Salad Buah

Makanan Ringan Kekinian Hits Yang Cocok Disantap Saat Ramadan

Buah merupakan salah satu makanan yang penting untuk dikonsumsi agar tubuh kita dapat tetap sehat dan bugar karena terpenuhinya kebutuhan vitamin di dalam tubuh, terutama saat di bulan Ramadan. Jika dulu mengkonsumsi buah hanya sebatas dengan buah segar tersebut, kini buah disulap menjadi sebuah makanan ringan yang kekinian hingga memiliki cita rasa manis yang sayang untuk dilewatkan lho!

Saat ini, cemilan buah yang kekinian itu adalah Salad Buah. Dibuat dengan campuran potongan aneka buah seperti melon, strawberry, anggur, kiwi, jeruk dan dipadukan dengan susu serta keju ini membuat rasa manis yang gurih. Selain menyehatkan, Salad Buah juga dapat menyegarkan tubuh saat berpuasa.

 

Baca juga artilek lainnya disini: Ramadan Saat Corona? Inilah Beberapa Kegiatan Yang Hilang dan Dirindukan!

 

Menikmati makanan kekinian yang khas saat Ramadan tentunya dapat memberikan kenikmatan tersendiri dalah meyambut bulan yang suci ini. Selain itu, makanan yang sedang hits tersebut tentunya bisa dinikmati bersama dengan orang-orang tersayangmu yaitu dengan keluarga dirumah ataupn dengan teman-teman terdekatmu. Jadi, kebayang dengan rasa manis dan juga gurih dari makanan yang satu ini? Sudah siap untuk dinikmati saat berbuka puasa dengan orang-orang tersayangmu?

6 Kegiatan Yang Bisa Membuat Puasa Ramadan Kamu Makin Sempurna

6 Kegiatan Yang Bisa Membuat Puasa Ramadan Kamu Makin Sempurna, blog.lakupon.com. Hayo siapa yang lagi puasa dan jam segini udah mulai ngerasain laper dan pengen minum yang seger-seger? Salah satunya, Kamu yah Kuponers? Tahan sebentar lagi yah, tinggal hitungan jam kok! Kamu pasti bisa laluin godaan yang cukup menggiurkan dari abang-abang yang jualan es doger di seberang jalan sana. Puasa Ramadan memang identik dengan menahan lapar dan dahaga, tapi biar kegiatan ibadah puasa ramadan makin sempurna, banyak hal yang bisa kamu lakukan lho minimal 6 kegiatan berikut ini.

1. Membaca Al-Ma’tsurat di Pagi dan Sore Hari

Menjalankan ibadah puasa ramadan di saat pandemi covid-19 seperti sekarang ini pastinya ada sedikit rasa was-was dan juga takut. Selain senantiasa menjaga kebersihan diri dan lingkungan, ada baiknya untuk selalu mendekatkan diri dengan Maha Pencipta Allah SWT. Salah satu cara untuk selalu mengingat dan mendekatkan diri kepada-Nya adalah dengan membaca Al-Ma’tsurat di pagi dan sore hari. Hal ini bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun kamu berada. Kamu bisa mengucapkan dengan lisan maupun membacanya dalam hati. Selain mengharap segara urusan terasa lancar dan hati tenang, ada pula beberapa keutamaan membaca Al-Ma’tsurat pada pagi dan juga sore hari seperti:

  • Rumah terlindung dari gangguan setan,
  • Dicukupi segala kebutuhan di dunia,
  • Disempurnakan nikmat,
  • Tanda syukur pada Allah,
  • Mendapat keridaan Allah,
  • Dilindungi dari ancaman dan bahaya,
  • Mendapat lebih banyak pahala,
  • Termasuk ahli surga,
  • Dihapus segala kesalahan dan diangkat derajatnya, serta
  • Memperoleh syafaat di hari kiamat.

2. Memperbaiki Shalat

Sudah baligh tapi sering melalaikan kewajiban sholat 5 waktu? Jadikan moment ramadan kali ini sebagai kesempatan yang tepat untuk memperbaiki hal tersebut. Jika memang sudah menunaikan shalat 5 waktu, cobalah untuk memperbaiki kualitasnya agar lebih benar dan khusyuk. Jangan lupa untuk menambahkan kuota waktu Kamu untuk mendirikan sholat sunnah, agar ibadah semakin berkah.

Baca juga :

3. Mendirikan Sholat Malam, dan Jangan Tinggalkan Sholat Tarawikh

Sholat tarawikh adalah ibadah yang hanya di lakukan di saat bulan ramadan, maka dari itu jangan sampai kesempatan tersebut kamu sia-siakan begitu saja. Sempatkan pula untuk menunaikan sholat malam atau yang sering disebut juga dengan sholat tahajud. Waktu yang dianjurkan untuk menunaikan sholat tahajud adalah pada sepertiga malam. Tidak ada batasan rakaat untuk menunaikan sholat tahajud, cobalah untuk melakukannya malam ini ya Kuponers.

4. Membaca Al-Qur’an

Jika boleh jujur, mimin sendiri jarang sekali membaca Al-Qur’an pada hari biasanya, mungkin salah satu di antara Kamu yang membaca artikel ini juga seperti mimin. Maka dari itu, ayo jadikan moment puasa ramadan kali ini sebagai waktu yang tepat untuk memulai membaca Al-Qur’an, setidaknya mulai memperbaiki cara bacaannya, setelah itu tingkatkan dengan menghafalkannya, serta mengetahui makna yang terkandung di dalamnya.

5. Memperdalam Pengetahuan Agama

Banyak di antara kita pasti masih awam dengan ilmu pengetahuan agama, biasanya pada bulan puasa ramadan akan banyak kegiatan-kegiatan islami seperti pengajian ataupun kuliah subuh di pagi hari. Namun hal tersebut pastinya akan sangat sulit kita jumpai di saat pandemi covid-19 seperti sekarang. Maka dari itu, ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menambah wawasan ilmu agama seperti dengan membaca buku tentang agama, menyimak acara-acara keagamaan di TV, dn bisa juga dengan menyimak pengajian-pengajian yang ada di media sosial seperti Youtube.

6. Bersedekah

Jika Kamu merupakan salah seorang yang tergolong mampu bila dibandingkan dengan kebanyakan orang lainnya, jadikan moment puasa ramadan kali ini sebagai ajang untuk menambah pahala dengan bersedekah. Bersedekah tidak perlu melimpah, sesuaikan dengan kemampuanmu. Setelah bersedekah, biasanya Kamu akan merasakan suatu kebahagiaan dalam diri yang tidak bisa kamu ungkapkan dan gambarkan.

Menyempurnakan ibadah puasa di bulan ramadan pastinya sangat bisa kamu lakukan! Yuk mulai dari sekarang.

Ramadan Saat Corona? Inilah Beberapa Kegiatan Yang Hilang dan Dirindukan!

Ramadan Saat Corona? Inilah Beberapa Kegiatan Yang Hilang dan Dirindukan!

Saat-saat seperti sekarang ini, tentunya masalah kesehatan adalah salah satu hal yang sangat penting dan juga dijaga oleh setiap kita. Pada sekarang ini, penyebaran berbagai partikel-partikel jahat yang dapat mengganggu kesehatan kita seperti kuman, bakteri, maupun virus, adalah beberapa contoh hal yang sangat menjadi perhatian bagi kita. Partikel yang kecil dan juga kasat mata ini memang bisa memberikan dampak yang kurang baik bagi kesehatan kita. Salah satu virus yang menjadi perhatian secara menyeluruh bagi kita semua adalah virus Corona atau yang biasa dikenal dengan sebutan COVID-19.

Virus Corona atau COVID-19 ini merupakan salah satu jenis virus baru yang penyebarannya sudah sangat masif di tengah-tengah masyarakat, baik dalam masyarakat Indonesia maupun bagi masyarakat dunia. Adanya penyebaran virus Corona yang sangat cepat tentunya memberikan dampak yang sangat besar bagi roda kehidupan masyarakat. Sebut saja dari segi perekonomian, wisata, pendidikan, hingga kegiatan masyarakat menjadi terganggu akibat virus ini. Di Indonesia sendiri, virus Corona juga memberikan dampak yang signifikan dalam kehidupan masyarakat Indonesia dan terutama ketika dalam menyambut bulan Ramadan yang telah tiba.

Dengan adanya virus Corona (COVID-19) yang ada saat ini, pemerintah sampai mengeluarkan aturan PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar yang berimbas pada aktivitas masyarakat itu sendiri. Khusus di bulan Ramadan ini, tentunya akibat kebijakan pemerintah tersebut memberikan dampak dan masyarakat merasakan adanya perbedaan dibandingkan dalam merayakan bulan Ramadan yang suci ini. Dampak yang terasa di kalangan masyarakat yang paling dirasakan adalah sepinya aktivitas-aktivitas yang khas dalam bulan Ramadan.

Akibat dampak yang dirasakan tersebut, pastinya masyarakat merindukan beberapa hal yang  biasanya dilakukan atau didapati kini tidak dilakukan. Dengan begitu, masyarakat seakan rindu dengan berbagai hal dalam nuansa Ramadan yang kini tidak ada. Lantas, apa sajakah hal-hal yang dirindukan oleh masyarakat pada saat ini dikala bulan Ramadan saat sedang berjuang melawan virus Corona?

Bukber atau Buka Bersama

Ramadan Saat Corona? Inilah Beberapa Kegiatan Yang Hilang dan Dirindukan!

Inilah salah satu tradisi kegiata yang hilang selama Ramadan akibat adanya virus Corona. Akibat adanya aturan PSBB serta Social Distanscing, masyarakat seakan berjaga jarak dengan masyarakat lainnya agar tidak terpapar virus tersebut. Adanya aturan tersebut juga pastinya berdampak dengan kegiatan Bukber atau Buka Bersama yang biasanya senantiasa menemani masyarakat ketika bulan Ramadan tiba.

Momen berkumpul bersama, menikamti aneka hidaingan yang khas, berdoa bersama, hingga canda tawa ceria yang ada pada nuansa Bukber bersama dengan dengan keluarga ataupun teman-teman seakan absen pada Ramadan tahun ini. Meskipun begitu, Bukber juga bisa dilakukan bersama dengan keluarga dirumah lho, sehingga tetap bisa merasakan hangatnya kebersamaan yang khas di bulan Ramadan dan sedikit mengobati rasa rindu dalam kegiatan Bukber.

Salat Berjamaah di Masjid

Ramadan Saat Corona? Inilah Beberapa Kegiatan Yang Hilang dan Dirindukan!

Selain kegiatan bukber, kegiatan lainnya serasa hilang pada saat Ramadan kali ini adalah melaksanakan ibadah salat berjamaah di masjid. Melaksanakan ibadah Salat bersama-sama dengan orang-orang terkasih saat bulan Ramadan tentunya merupakan hal yang wajib dilakukan ketika bulan yang suci ini tiba. Esensi dari Ramadhan sendiri seakan tidak mungkin terlepas dengan ibadah Salat yang suci bersama dengan orang-orang tersayangmu agar bisa mendapatkan perlindungan, keberkahan, dan juga pendekatan diri kepada Yang Maha Kuasa.

Dengan adanya virus Corona ini, kegiatan Salat berjamaah pun ikut absen untuk mengikuti anjuran pemerintah yang menerapkan Social Distancing demi memutuskan mata rantai virus ini. Biasanya  masjid-masjid menjadi penuh karena masyarakat beribadah bersama-sama ketika bulan yang suci ini tiba, namun akibat adanya anjuran dari pemerintah untuk beribadah secara mandiri diirumah, keramaian dari masjid seakan absen dan kehangatan dari beribadah bersama pun seakan dirindukan oleh masyarakat.

Baca juga artikel lainnya disini: Ini Dia 5 Tips Ramadan Saat Corona Yang Wajib Diikuti

Ngabuburit

Ramadan Saat Corona? Inilah Beberapa Kegiatan Yang Hilang dan Dirindukan!

Siapa yang suka melakukan kegiatan ini? Kegiatan yang seru dan juga selalu dinanti ketika bulan Ramadan tiba ini ini pastinya menjadi sebuah ciri khas tersendiri dalam menyambut bulan yang suci ini. Kegiatan ngabuburit biasanya dapat dilakukan berbagai hal seperti jalan-jalan, nongkrong di taman, bercengkerama, berburu takjil, hingga mendatangi pasar kuliner. Selain itu, ngabuburit juga bila melakukan beberapa hal dalam konteks keagamaan seperti mengaji ataupun mendengarkan ceramah.

Dengan adanya anjuran dari pemerintah akibat adanya penyebaran virus Corona, kegiatan ini pun seakan tidak seramai seperti bulan Ramadhan di tahun-tahun sebelumnya. Akibatnya, masyarakat seakan rindu dengan keramaian dan keseruan dari kegiatan ngabuburit yang biasanya turut meramaikan di hari puasa.

Sahur On The Road (SOTR)

Ramadan Saat Corona? Inilah Beberapa Kegiatan Yang Hilang dan Dirindukan!

Buat kamu seorang Bikers atau senang berkuumpul bersama dengan teman-temanmu pasti sudah tidak asing dengan kegiatan yang satu ini. Sahur On The Road atau SOTR merupakan sebuah  kegiatan yang dilakukan ketika berbuka puasa di waktu pagi hari. Selain berbuka puasa di pagi hari, SOTR juga bisa dilakukan dengan membagikan makanan kepada orang-orang yang membutuhkan lho sehingga bisa mendapatkan pahala yang baik di bulan yang suci ini.

Namun sayangnya, kegiatan yang seru dan penuh berkah ini pun seakan hilang akibat adanya penyebaran COVID-19. Selain itu, anjuran dari pemerintah yang melarang adanya aktivitas berkumpul di tengah kerumunan juga membuat kegiatan ini tidak hadir dalam perayaan Ramadhan pada tahun ini.

Baca juga artikel lainnya disini:  Ramadhan Tiba, Senangnya! Ini Panduan Lengkap Beribadah Dari Kemenag

Berburu Takjil

Ramadan Saat Corona? Inilah Beberapa Kegiatan Yang Hilang dan Dirindukan!

Tidak lengkap rasanya ketika menyambut bulan Ramadhan jika tidak ada takjil. Takjil biasanya merupakan berbagai macam makanan yang akan disantap nantinya ketika berbuka puasa. Aneka ragam makanan yang manis, gurih, menyegarkan, dan tentunya mengenyankan adalah  alasan mengapa takjil begitu lekat saat bulan puasa tiba. Dengan adanya takjil, keseruan untuk berburu takjil bersama torang-orang tersayangmu seakan tidak boleh absen sambil menunggu waktu berbuka puasa.

Namun pada saat sekarang ini, para penjual takjil pun sedikit dan tidak sebanyak seperti Ramadhan di tahun-tahun sebelumnya akibat adanya virus Corona yang memaksa pemerintah untuk mengeluarkan himbauan untuk tidak keluar rumah dan melakukan social distancing. Dengan adanya hal tersebut, berburu takjil seakan dirindukan keseruannya oleh masyarakat.

Memang Ramadan tahun ini tidak semeriah ataupun seramai seperti sebelum-sebelumnya akibat adanya virus Corona (COVID-19) yang menyebar secara masif di tengah-tengah masayrakat. Meskipun begitu, kita harus tetap merayakan bulan yang suci dan penuh berkah ini dengna rasa bersyukur serta penuh hikmad dikala masa seperti sekarang ini. Tetap menjaga kebersihan, ikuti anjuran dari pemerintah dan lindungi orang yang kita sayangi agar bisa merayakan bulan Ramadan yang penuh berkah serta baik ini. Semoga Ramadan ini dapat memberikan berkah, kesehatan, dan juga perlindungan agar kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik di hari-hari berikutnya.

Ini Dia 5 Tips Ramadan Saat Corona Yang Wajib Diikuti

Tips Ramadan saat corona – Wabah corona diperkirakan masih terus bergulir sampai bulan Ramadan tiba. Seperti kita ketahui, virus corona saat ini adalah virus yang ditakuti oleh seluruh umat Manusia di dunia. Bahkan sudah menelan ribuan korban di Indonesia khususnya. Inilah yang memicu semua aktivitas manusia dibatasi, tidak terkecuali dalam melaksanakan ibadah bulan suci Ramadhan mendatang.

Sebenarnya tidak hanya pembatasan ibadah semata, semua aktivitas yang biasanya melibatkan kerumunan atau banyak orang, sekarang ini dibatasi untuk sementara waktu sampai wabah corona berakhir. Dalam menjalankan ibadah puasa yang sebentar lagi akan berlangsung, semua umat Muslim juga dianjurkan untuk tetap menjaga imun tubuh agar tidak mudah terserang penyakit sekaligus mencegah virus corona masuk ke dalam tubuh.

Tips Ramadan Saat Corona

Menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan di tengah-tengah situasi sekarang ini mungkin akan berbeda, terlebih dengan semakin meningkatnya korban yang berjatuhan akibat terserang wabah Covid 19. Berikut beberapa persiapan beribadah puasa Ramadhan saat corona, diantaranya :

1.      Beribadah di Rumah

Seperti kita ketahui, bulan suci Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk menjalankan serangkaian ibadah demi mendekatkan diri kita kepada Allah Swt. Akan tetapi, di tengah-tengah wabah Corona yang melanda dunia saat ini, justru melakukan ibadah shalat berjamaah bersama-sama di Masjid tidak diperbolehkan.

ibadah dirumah

Mengingat penularan virus Corona yang semakin tidak terkendali, demi meminimalisir korban yang terpapar virus akibat bersentuhan dengan pasien positif Corona, Fachrul  Razi selaku Menteri Agama telah menerbitkan edaran supaya masyarakat tidak melakukan shalat tarawih bersama di Masjid, melainkan beribadah di rumah masing-masing.

2.      Istirahat yang Cukup

Selain melakukan social distancing atau physical distancing, kita juga harus tetap menjaga daya imun tubuh agar tetap kuat dengan tidur yang cukup. Bagi orang yang tidur teratur, biasanya daya imun akan tetap terjaga, sehingga bisa turut mencegah penyebaran dan masuknya virus mematikan tersebut. Sebagai solusinya agar waktu istirahat cukup, sebaiknya usahakan untuk tidur tepat waktu atau lebih awal sebelum sahur.

istirahat cukup

3.      Menjaga Asupan Nutrisi Makanan

Selain tidur teratur, menjalankan ibadah lebih khusyu’ saat Ramadhan sekaligus demi mencegah penyebaran virus corona, Anda tetap harus menjaga asupan makanan yang bergizi. Mnejaga asupan gizi pada makanan penting sekali untuk diperhatikan. Usahakan untuk mengkonsumsi makanan yang bernutrisi tinggi saat sahur.

nutrisi-makanan-lengkap

Jangan lupa selalu menyertakan buah-buahan dan sayuran yang kaya vitamin. Hal ini dilakukan agar imunitas tubuh tetap terjaga dan tidak mudah sakit. Imbasnya, virus corona pun enggan menyambangi tubuh Anda.

4.      Hindari Aktivitas di Luar Rumah Terlebih Dahulu

Tidak hanya menjalankan ibadah berjamaah yang dilarang, tetapi aktivitas yang tak begitu penting di luar rumah juga sebaiknya dihindari. Baik untuk acara-acara yang melibatkan banyak orang, seperti buka bersama, maupun bertemu dengan teman-teman atau kerabat, sebaiknya di tahan terlebih dahulu. Meskipun demikian, bukan berarti Anda tidak bisa bersilaturahmi. Silaturahmi tetap bisa dijaga dengan cara memanfaatkan teknologi digital seperti sekarang, yaitu dengan melakukan video call atau saling menelepon.

5.      Persiapkan Stok Makanan Secukupnya

Mencari makanan untuk berbuka puasa di luar rumah mungkin kini bukan aktivitas yang perlu dilakukan. Sebaiknya hindari terlebih dahulu acara-acara seperti ngabuburit, atau mencari makanan di luar saat masa pandemi sekarang ini. Pastikan Anda selalu menyetok makanan di rumah dengan cukup untuk mengurangi keperluan pergi ke luar rumah.

stok makanan

Meskipun demikian, bukan berarti Anda harus menyetok makanan di rumah sebanyak-banyaknya. Tetap bijaksana menyikapi hal ini. Jangan terlalu banyak menimbun makanan, dan pastikan untuk selalu mengingat orang lain di luaran sana yang membutuhkan.

6.      Cukupi Asupan Vitamin D dengan Berjemur

Salah satu tips puasa saat corona lainnya ialah tetap berjemur di pagi hari, setidaknya 10-15 menit, bisa dimulai dari jam 08.00 sampai jam 09.30 agar Anda mendapatkan kecukupan vitamin D, yang bisa meningkatkan daya imun tubuh tetap baik.

berjemur matahari

Itula 5 tips Ramadan saat corona, mungkin bulan puasa kali ini kita akan merasakan suasana yang berbeda, tapi demi mencegah dan melawan wabah virus corona, sebaiknya kita ikuti aturan-aturan di atas terlebih dahulu. Semoga kita semua dijauhkan dari penyakit dan tetap dapat menjalankan ibadah bulan suci Ramadhan dengan nyaman dan tenang!

5 Menu Favorit Saat Berbuka Puasa, No 3 Dan 4 Semua Pasti Suka!

5 Menu Favorit Saat Berbuka Puasa, No 3 Dn 4 Semua Pasti Suka! Blog.lakupon.com. Saat Bulan Ramadhan, moment berbuka pastinya sangat dinanti oleh semua orang, salah satunya mungkin Kamu yang membaca artikel ini. Saat berbuka, berbagai hidangan lezat yang jarang sekali kita nikmati sehari-hari akan terhampar di meja makan. Tapi awas lho, jangan sampai kalap dan semua menu buka puasa Kamu santap yah, bisa-bisa ngga kuat untuk melaksanakan sholat tarawih karena perut terlalu kenyang. Dari sekian banyak menu saat berbuka puasa, tentu ada beberapa menu makanan yang menjadi favorit bagi Kamu dan keluarga bukan? Berikut adalah beberapa menu favorit yang biasa disajikan saat berbuka puasa.

Kurma

Menu Favorit Saat Berbuka Puasa - Kurma
Kurma menjadi salah satu menu favorit saat berbuka puasa, amengkonsumsi menu yang satu ini saat berbuka juga disunahkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Menu yang satu ini wajib banget untuk disajikan saat bulan Puasa Ramadhan. Selain karena diannjurkan oleh nabi untuk berbuka puasa dengan menu kurma, ternyata tersibak banyak manfaat kurma bagi kesehatan tubuh lho. Kandungan didalamnya berupa 7 gram serat, 2 gram protein, 20% kebutuhan kalium harian, 14% kebutuhan magnesium harian, 18% kebutuhan tembaga, 15% kebutuhan mangan, 5% kebutuhan zat besi harian, dan 12% kebutuhan vitamin B6 harian. Manfaat mengkonsumsi kurma saat berbuka adalah memperlancar sistem pencernaan, mencegah resiko diabetes, meningkatkan performa jantung, menjaga kesehatan otak, dan masih banyak lagi manfaat yang lainnya.

Es Kelapa Muda

Menu Favorit Saat Berbuka Puasa - Es Kelapa Muda
Menikmati segelas es kelapa muda saat berbuka puasa pasti seger banget. Udah tahu belum manfaat air kelapa muda?

Coba ingat, bagaimana segarnya minum es kelapa muda saat berbuka puasa? Selain es teh manis, minuman yang menjadi menu favorit saat berbuka lainnya adalah es kelapa muda. Air kelapa muda dipercaya sebagai minuman elektrolit yang berfungsi menggantikan cairan tubuh yang hilang saat berpuasa puasa. Air kepala muda disinyalir memiliki kandungan natrium, kalsium, kalium dan magnesium yang melimpah. Air kelapa muda juga dipercaya masyarakat dapat menggantikan cairan infus bagi mereka yang mengalami kekurangan cairan atau “dehidrasi”. Nah alasan-alasan inilah yang akhirnya menjadikan air kelapa sangat baik diminum saat berbuka puasa. Es kelapa muda merupakan menu favorit saat berbuka bagi kebanyakan orang, biasanya penyajian minuman ini ditambahkan sedikit gula merah di dalamnya.

Sop Buah

Menu Favorit Saat Berbuka Puasa - Sop Buah
Membuat sop buah sangatlah mudah. Menu yang satu ini wajib banget untuk Kamu sajikan saat berbuka puasa.

Siapa sih yang nggga doyan dengan menu sajian favorit saat berbuka yang satu ini? Sop buah adalah sajian yang dibuat dari berbagai macam jenis buah yang dipadukan menjadi satu. Apa saja yang ada dalam sop buah? Biasanya berupa berbagai macam buah seperti melon, stroberi, anggur, nangka, sirsak, mangga, kelapa muda, dan berbagai jenis buah lainnya. Agar lebih segar biasanya ditambahkan es batu dan juga susu kental manis untuk menambah rasa manis. Tentu dengan campuran buah-buahan tersebut dipercaya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan seperti menyegarkan tubuh, meningkatkan metabolisme tubuh, memperlancar sistem pencernaan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan masih banyak manfaat lainnya.

Kolak

Menu Favorit Saat Berbuka Puasa - Kolak
Kolak ternyata kaya akan manfaat lho. Menu sajian kolak sangat digemari seluruh keluarga.

Menyantap semangkuk kolak bisa menjadi pilihan takjil alias menu favorit buka puasa yang sehat dan patut Kamu coba saat Ramadhan. Terdapat berbagai jenis kolak yang ada di Indonesia, namun biasanya ada 6 jenis yang menjadi kolak favorit seperti Kolak Pisang, Kolak pacar cina, Kolak durian, Kolak labu kuning, Kolak Ubi, dan Kolak Biji Salak. Dalam sebuah mangkuk kolak biasanya terdiri dari bermacam kombinasi, dijamin bisa membuat Kamu lebih terasa kenyang, agar terhindar dari kalap makan saat berbuka puasa. Tak hanya mengenyangkan, menyantap kolak untuk buka puasa ternyata menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan seperti mengendalikan gula darah, menjaga kesehatan jantung, menjaga sistem pencernaan, dan masih banyak manfaat yang lainnya.

Sop Ayam

Menu Favorit Saat Berbuka Puasa - Sop Ayam
Sop Ayam mengandung nilai gizi yang bagus sekali buat kesehatan sehingga sangat cocok untuk menjadi menu favorit saat berbuka puasa

Sop ayam bukan cuma enak dan lezat, tetapi juga banyak mengandung nilai gizi yang bagus sekali buat kesehatan sehingga sangat cocok untuk menjadi menu favorit saat berbuka puasa. Banyak diantara kita yang mungkin menggunakn resep masakan sup ini untuk menyembuhkan gejala sakit flu ringan. Kuahnya yang gurih dan lezat pas sekali untuk santapan bersama nasi putih. Banyak kandungan vitamin, mineral, protein dan lainnya yang bisa kita dapat apabila berbuka puasa dengan sup ayam ini.

Ramadhan Tiba, Senangnya! Ini Panduan Lengkap Beribadah Dari Kemenag

Ramadhan Tiba, Senangnya! Ini Panduan Lengkap Beribadah Dari Kemenag, Blog.lakupon.com. Senangnya bisa menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, meskipun sepertinya akan ada yang berbeda di bulan puasa kali ini. Ya, tidak lain dan tidak bukan virus corona masih menjadi hal yang cukup mengkhawatirkan bagi masyarakat, khususnya di Indonesia.

Ramadhan Tiba, Senangnya! Ini Panduan Lengkap Beribadah Dari Kemenag

Kapan Bulan Ramadhan Tiba Di Tahun 2020?

Ramadhan kurang beberapa hari lagi, memang Pemerintah untuk saat ini belum menentukan 1 Ramadhan 1441 H atau awal bulan puasa Ramadhan di tahun 2020. Namun beberapa tokoh islam sudah menetapkan 1 Ramadhan 1441 H, seperti Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang telah menetapkan 1 Ramadhan 1441 H jatuh pada hari Jumat 24 April 2020 mendatang.

Dengan demikian, warga Muhammadiyah akan melaksanakan salat Tarawih pada Kamis, 23 April 2020 malam hari dan memulai puasa Ramadhan 1441 pada Jumat, 24 April 2020.

Bagaimana Dengan Pelaksanaan Ibadah Saat Pandemi Virus Corona?

Karena kondisi seperti sekarang ini, pemerintah melalui Kemenag menerbitkan surat edaran terkait panduan lengkap beribadah di bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441H. Surat edaran tersebut ditujukan untuk Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, Kepala Kankemenag Kab/Kota, serta Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang ada di seluruh Indonesia.

Menurut Menteri Agama RI Fachrul Razi, surat edaran ini dimaksudkan untuk memberikan panduan beribadah yang sejalan dengan Syariat Islam sekaligus mencegah, mengurangi penyebaran, serta melindungi pegawai dan masyarakat muslim di Indonesia dari risiko Covid-19. Selain itu, surat edaran ini juga mengatur tentang panduan pengumpulan dan penyaluran zakat.

Panduan lengkap yang tertuang dalam Surat Edaran No 6 tahun 2020:

  1. Umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan dengan baik berdasarkan ketentuan fikih ibadah.
  2. Sahur dan buka puasa dilakukan oleh individu atau keluarga inti, tidak perlu sahur on the road atau ifthar jama’i (buka puasa bersama).
  3. Salat Tarawih dilakukan secara individual atau berjamaah bersama keluarga inti di rumah;
  4. Tilawah atau tadarus Al-Qur’an dilakukan di rumah masing-masing berdasarkan perintah Rasulullah SAW untuk menyinari rumah dengan tilawah Al-Qur’an;
  5. Buka puasa bersama baik dilaksanakan di lembaga pemerintahan, lembaga swasta, masjid maupun musala ditiadakan;
  6. Peringatan Nuzulul Qur’an dalam bentuk tablig dengan menghadirkan penceramah dan massa dalam jumlah besar, baik di lembaga pemerintahan, lembaga swasta, masjid maupun musala ditiadakan;
  7. Tidak melakukan iktikaf di 10 (sepuluh) malam terakhir bulan Ramadan di masjid/musala;
  8. Pelaksanaan Salat Idul Fitri yang lazimnya dilaksanakan secara berjamaah, baik di masjid atau di lapangan ditiadakan, untuk itu diharapkan terbitnya Fatwa MUI menjelang waktunya.
  9. Agar tidak melakukan kegiatan sebagai berikut:
  • Salat Tarawih keliling (tarling);
  • Takbiran keliling. Kegiatan takbiran cukup dilakukan di masjid/musala dengan menggunakan pengeras suara;
  • Pesantren Kilat, kecuali melalui media elektronik.
  1. Silaturahim atau halal bihalal yang lazim dilaksanakan ketika hari raya Idul Fitri, bisa dilakukan melalui media sosial dan video call/conference.
  2. Pengumpulan Zakat Fitrah dan/atau ZIS (Zakat, Infak, dan Shadaqah):
  • Mengimbau kepada segenap umat muslim agar membayarkan zakat hartanya segera sebelum puasa Ramadan sehingga bisa terdistribusi kepada Mustahik lebih cepat.
  • Bagi Organisasi Pengelola Zakat untuk sebisa mungkin meminimalkan pengumpulan zakat melalui kontak fisik, tatap muka secara langsung dan membuka gerai di tempat keramaian. Hal tersebut diganti menjadi sosialisasi pembayaran zakat melalui layanan jemput zakat dan transfer layanan perbankan.
  • Organisasi Pengelola Zakat berkomunikasi melalui unit pengumpul zakat (UPZ) dan panitia Pengumpul Zakat Fitrah yang berada di lingkungan masjid, musala, dan tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada di lingkungan masyarakat untuk menyediakan sarana untuk cuci tangan pakai sabun (CTPS) dan alat pembersih sekali pakai (tissue) di lingkungan sekitar.
  • Memastikan satuan pada Organisasi Pengelola Zakat, lingkungan masjid, musala dan tempat lainnya untuk melakukan pembersihan ruangan dan lingkungan penerimaan zakat secara rutin, khususnya handel pintu, saklar lampu, komputer, papan tik (keyboard), alat pencatatan, tempat penyimpanan dan fasilitas lain yang sering terpegang oleh tangan. Gunakan petugas yang terampil menjalankan tugas pembersihan dan gunakan bahan pembersih yang sesuai untuk keperluan tersebut.
  • Mengingatkan para panitia Pengumpul Zakat Fitrah dan/atau ZIS untuk meminimalkan kontak fisik langsung, seperti berjabat tangan ketika melakukan penyerahan zakat. Baca juga: Mengapa Masa Karantina Selama Pandemi Corona Harus Dilakukan 14 Hari?
  1. Penyaluran Zakat Fitrah dan/atau ZIS (Zakat, Infak, dan Shadaqah):
  • Organisasi Pengelola Zakat, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan panitia Pengumpul Zakat Fitrah dan/atau ZIS yang berada di lingkungan masjid, musala dan tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada di lingkungan masyarakat untuk menghindari penyaluran zakat fitrah kepada Mustahik melalui tukar kupon dan mengadakan pengumpulan orang.
  • Organisasi Pengelola Zakat Fitrah dan/atau ZIS yang berada di lingkungan masjid, musala dan tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada di lingkungan masyarakat untuk menghindari penyaluran zakat fitrah kepada Mustahik melalui tukar kupon dan mengumpulkan para penerima zakat fitrah.
  • Organisasi Pengelola Zakat, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan panitia Pengumpul Zakat Fitrah dan/atau ZIS yang berada di lingkungan masjid, musala dan tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada di lingkungan masyarakat untuk melakukan penyaluran dengan memberikan secara langsung kepada Mustahik. Organisasi Pengelola Zakat, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan panitia Pengumpul Zakat Fitrah atau ZIS yang berada di lingkungan masjid, musala dan tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada di lingkungan masyarakat untuk pro aktif dalam melakukan pendataan Mustahik dengan berkoordinasi kepada tokoh Masyarakat maupun Ketua RT dan RW setempat.
  1. Petugas yang melakukan penyaluran zakat fitrah dan/atau ZIS agar dilengkapi dengan alat pelindung kesehatan seperti masker, sarung tangan dan alat pembersih sekali pakai (tissue). Baca juga: Ketua dan 23 Anggota DPR Iran Positif Terinfeksi Virus Corona
  2. Dalam menjalankan ibadah Ramadan dan Syawal, seyogyanya masing-masing pihak turut mendorong, menciptakan, dan menjaga kondusifitas kehidupan keberagamaan dengan tetap mengedepankan ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah. 15. Senantiasa memperhatikan instruksi Pemerintah Pusat dan Daerah setempat, terkait pencegahan dan penanganan Covid-19.

Tips Buka Puasa di Restoran agar Dapat Tempat Nyaman

Bulan puasa adalah waktu yang pas untuk quality time bersama keluarga dan teman. Di Bulan ramadhan, banyak mereka atau mungkin termasuk kamu yang merencakanan buka puasa bersama. Hampir setiap minggunya pasti ada saja jadwal untuk buka puasa bersama. Buka puasa bersama sudah seakan menjadi tradisi yang pasti dilakukan masyarakat kita. Namun, beberapa mereka sering juga tak kebagian tempat makan ketika ingin berbuka di restoran tersebut. Nah, berikut ada tips buka puasa bersama di restoran agar lebih nyaman dan dapat tempat.

tips buka puasa
Sumber: google

Tips Saat Puasa untuk Berbuka di Resto

  • Datang lebih awal: Tips bulan ramadhan kali ini untuk berbuka puasa bersama di restoran adalah datang lebih awal. Kamu harus datang sebelum pukul 5 sore.  Jika kamu melebihi waktu tersebut, maka kamu pun akan terluntang-luntang karena hamper semua restoran pasti penuh. Dengan datang lebih awal, maka kamu pun bisa memiliki tempat duduk yang nyaman dan sesuai jumlah orang yang berbuka puasa bersama. Tips saat puasa untuk berbuka di restoran ini wajib kamu praktekkan jika ingin mendapat tempat yang nyaman.
  • Reservasi: Walaupun tak semua restoran menerapkan system reservasi, namun ada juga beberapa yang dapat direservasi terlebih dahulu. Untuk dapat mereservasi di restoran, maka biasanya makanan yang akan di pesan minimal 100ribuan (berbeda dari setiap restoran). Untuk itu, tak ada salahnya menanyakan pada pihak restoran jika bisa di reservasi.
  • Tempat strategis: Tips buka puasa ke restoran selanjutnya adalah memilih tempat makan yang strategis. Memilih tempat makan yang strategis penting sekali karena biasanya jalanan ibu kota akan macet di sore hari, apalagi menjelang berbuka puasa. Pastikan mencari restoran yang mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi atau umum, terutama bagi kamu mengajak teman dari berbagai wilayah tertentu.
  • Pesan Menu Seragam: Ada tips saat puasa yang ingin berbuka bersama, maka sebaiknya pilihlah menu yang seragam. Tempat yang akan kamu kunjungi pasti akan ramai hingga waiting list. Maka dari itu, dengan memesan menu yang seragam, pesananpun akan lebih cepat sampai. Coba deh praktekkan tips bulan ramadhan untuk berbuka puasa di restoran. Jika kamu bingung mencari restoran untuk berbuka puasa yang enak dan murah, maka kamu bisa kunjungi Lakupon.com. Mulai dari 20ribuan saja, kamu sudah bisa dapatkan makan enak dan murah dengan voucher diskon Lakupon DISINI.

Cara Jitu Atasi Bibir Kering Saat Puasa dengan Tips Bulan Ramadhan Ini!

Di bulan puasa, beberapa pola makan mungkin agak sedikit berbeda. Hal ini pun akan berpengaruh pada metabolism tubuh bahkan bibir kamu. Di bulan puasa, bibir akan terasa kering dan tampak pecah-pecah. Hal ini tentu akan mengganggu penampilanmu kan? Walaupun memang wajar, namun rasa tak nyaman pun sering terjadi. Agar terhindar dari bibir pecah-pecah saat berpuasa, maka kamu harus coba tips puasa Ramadhan yang satu ini.

tips saat puasa
Sumber: google

Tips Anti Bibir Kering Saat Puasa

  • Gunakan Lip Balm: Bibir kering dapat dicegah dengan menggunakan lip balm. Ketika membeli lip balm, pastikan produk tersebut kaya akan pelembab, mengandung SPF dan minyak alami. Kandungan tersebut bisa menjaga bibir kering karena sinar matahari.
  • Hindari makanan pedas dan asin: Tips saat puasa ini menyarankanmu untuk menghindari makanan pedas dan asin ketika sahur dan berbuka puasa. Makanan tersebut dapat membuat bibirmu kering. Selain itu, makanan pedas dan asin dapat membuatmu lebih lapar dan haus di bulan puasa. 
  • Jangan menjilat bibir: Disaat bibir kering, orang cenderung menjilat atau mengusap bibirnya agar basah. Namun, tahukah kamu bahwa cara ini dapat membuat kulit bibirmu makin buruh. Hal ini karena air liur yang menempel dapat membuat bibir lebih kering. Maka dari itu, sebaiknya jangan menjilat bibirmu. 
  • Oleskan madu: Tips bulan Ramadhan untuk bibir kering selanjutnya adalah menggunakan madu. Atasi bibir kering dan pecah-pecah saat bulan puasa dengan mengkonsumsi madu saat sahur. Kamu bisa mengoleskannya ketika waktu tidur. Hal ini dapat membuat bibirmu lebih lembab dari biasanya. 

Gimana? Mudah kan? Coba tips puasa Ramadhan agar bibir tetap lembab saat puasa diatas, maka kamu akan rasakan hasilnya. Tips saat puasa dari Lakupon ini bisa sangat membantu keseharianmu menjalankan ibadah puasa. Puasamu pun akan lebih terasa nyaman tanpa bibir kering.